Perawatan mobil bermesin injeksi

merawat mobil bermesin injeksi

Salah satu berita otomotif terkini adalah munculnya kendaraan dengan menggunaan mesin injeksi yang memiliki keunggulan yaitu lebih hemat bahan bakar. Banyak sekali orang yang tertarik menggunakan mobil jenis injeksi dengan alasan tersebut. Namun perlu diperhatikan, sebuah mesin pastilah memiliki kekurangan, sehingga untuk mengatasi kekurangan tersebut anda harus melakukan perawatan yang lebih terhadap mobil injeksi anda. Berikut adalah Info otomotif mengenai cara merawat mobil dengan mesin injeksi.

Info otomotif mengenai cara merawat mesin injeksi pertama adalah perawatan throttle body. Komponen ini berfungsi sebagai pengatur udara yang masuk ke mesin mobil anda. Jika filter tidak sering dibersihkan maka mengakibatkan banyak debu yang masuk dan membuat gum atau semacam cairan hitam yang lengket di dalam throttle body. Jika dibiarkan gum ini akan mengganggu kerja sensor throttle.

Info otomotif mengenai cara merawat mesin injeksi kedua adalah perawatan sensor. Di dalam mesin injeksi terdapat sepuluh sensor berupa sensor throttle position, idle, suhu air pendingin, nosel injector dan sensor lainnya. Untuk mengetahui letak komponen ini sangat mudah karena setiap elemennya memiliki kabel yang langsung terhubung ke ECU. Jika musim hukan maka udara akan menjadi lembab dan debu mudah menempel sehingga mengotori konektor listrik sensor. Untuk membersihkan konektor tersebut sebaiknya anda membersihkan menggunakan cairan kimia yang bisa mengkikis kotoran yang mengendap di konektor.

Cara selanjutnya adalah perawatan filter dan udara. Terkadang suplai bengsin bisa terhenti dikarenakan filter bensin terkena kotoran sehingga menghambat aliran bensin. Sebaiknya anda melakukan pembersihan rutin setiap 20.000 km. Jika sudah mencapai jarak tempuh 40.000 km sebaiknya adan mengganti filter dengan yang baru agar tidak mengganggu kerja mesin.
Kemudian, laukan perawtan pada terminal aki. Pasokan listrik yang stabil merupakan hal penting untuk mesin injeksi. Selain itu aki juga berfungsi menyuplai tegangan ke ECU ketika mesin pertama kali dinyalakan. Lakukan pengecekan volume aki secara berkala dan pastikan bebas dari kotoran dan kerak. Jika aki terdapat kotoran dan kerak maka suplai tegangan ke ECU akan tersendat dan starter yang anda nyalakan akan sulit menyala.

Terakhir adalah perawatan busi. Pastikan anda selalu mengecek kebersihan busi agar terhidnar dari debu atau kotoran lain. Jika busi terkena kotoran atau berkerak maka mesin mobil akan susah dinyalakan. Jika memang sudah terlalu lama pemakaiannya sebaiknya anda segera menggantinya dengan busi yang baru.

Demikianlah berita otomotif terkini mengenai cara perawatan mobil injeksi yang sedang banyak digunakan oleh pengguna mobil. Agar tetap normal, maka lakukankan perawatan seperti yang sudah dijelaskan di atas. Jika anda tidak bisa melakukannya sendiri, anda bisa pergi ke bengkel mobil untuk jasa service mobil injeksi anda. (Infootomotif.net)


  • 02 January 2017 | 18 : 26 : 07
    :

  • 03 January 2017 | 05 : 20 : 39
    :

  • 04 January 2017 | 16 : 57 : 10
    :

  • 04 January 2017 | 23 : 28 : 21
    :

  • 05 January 2017 | 05 : 05 : 24
    :

  • 28 August 2017 | 21 : 10 : 39
    :

  • 12 September 2017 | 10 : 03 : 15
    :

  • 13 January 2018 | 15 : 21 : 02
    :

  • 28 January 2018 | 22 : 15 : 30
    :

  • 14 February 2018 | 06 : 52 : 18
    :

  • 01 March 2018 | 02 : 29 : 15
    :

  • 01 March 2018 | 02 : 29 : 24
    :

  • 17 March 2018 | 19 : 49 : 56
    :

  • 04 April 2018 | 18 : 37 : 41
    :

  • 04 April 2018 | 18 : 57 : 13
    :

  • 23 April 2018 | 17 : 09 : 19
    :

  • 23 April 2018 | 17 : 36 : 12
    :

  • 02 May 2018 | 07 : 00 : 48
    :

  • 02 May 2018 | 08 : 38 : 55
    :

  • 26 May 2018 | 01 : 54 : 06
    :

Tingglkan Komentar disini