Modifikasi Motor Ninja 250R dan Motor Ninja 150

ninja r drag

Dalam info otomotif kali ini kami akan menghadirkan modifikasi bergaya Amerikan Drag Style dari Andre seorang warga Tasikmalaya yang memiliki motor Kawasaki Ninja 250R tahun 2010 dan Dani Satria pemilik dari Dream Garage yang ada di Jakarta yang mengubah motor Kawasaki Ninjanya bergaya cafe racer drag. Keduanya melakukan perombakan Kawasaki Ninja R Drag, namun untuk fungsi yang berbeda.

Andre menghadirkan Kawasaki Ninja 250R ini lantaran dirinya tidak ingin melakukan perubahan yang anti mainstream, setelah melakukan konsultasi dengan sahabatnya yaitu Lutvi dan Supriono, akhirnya Andre memilih konsep moge drag American Style karena konsep ini masih jarang digunakan.

Ciri khas motor moge drag dari America yaitu memiliki ban yang besar dan lengan ayunan yang lebih panjang dari motor biasanya. Hal ini dimaksudkan agar motor tersebut memiliki atraksi mantap dan mencegah adanya wheelie.

Dengan menggunakan dana seadanya, akhirnya beberapa komponen dari motor ini dibuat sendiri termasuk pelek yang digunakan. Hal pertama yang dibuat custum yaitu lengan ayunan yang dibuat dengan menggunakan pipa ukuran ¾. Tidak hanya itu saja, transfer gear juga harus dilakukan agar rantai bisa melakukan fungsi dengan baik.

Untuk pelek dibuat dengan menggunakan dua pelek mobil dimana pada bagian tengahnya menggunakan pelek Supra. Dari keseluruhan bahan tersebut, akhirnya jadilah sebuah pelek besar dengan lebar 13,5 inchi.

Pada bagian tangki dan bodi juga dibuat menggunakan fiber glas dengan mengusung konsep aerodinamis. Sedangkan untuk tahap finishing tinggal diberikan sentuhan airbrush bertemakan Reog Ponorogo. Namun, modifikasi Ninja R Drag ini tidak untuk drag sungguhan, hanya tampilannya saja yang mengambil konsep drag.

Hal ini berbeda dengan Dani Satria yang sudah kami sebutkan diatas, bermaksud ingin membuat motor kosep drag harian justru motornya kini bisa tampil di sirkuit bahkan memiliki prestasi yang membanggakan.

Modifikasi kali ini bermula saat dirinya hendak memesan komponen bodi cafe racer yang dipesan dari London untuk motor Kawasaki. Namun setelah dikirim, yang datang justru bodi buta. Akhirnya Dani menggunakan bodi tersebut dengan konsekuensi tidak dapat digunakan di jalan raya.

Motor ini ia garap sendiri agar komponen yang didapat dari London tersebut bisa dipasang dengan pas. Dani juga menggunakan sebuah komponen peredam dari Ohlins yang dipasang pada bagian belakang, hal ini sukses membuatnya menjadi lebih premium.

Modifikasi dengan menggunakan komponen premium ini tentu tidaklah murah, maka dari itu Dani mencoba motor ini untuk bertanding dalam Track Day dan akhirnya mendapatkan urutan nomer dua. Setelah itu Dani membopong motornya pada ajang High Performance power suport dan lagi-lagi ia mendapatkan podium ketiga.

Berikut perombakan Ninja R Drag dari kedua orang yang berbeda, dimana Andre lebih menonjolkan konsep sangar dengan drag American stylenya, sedangkan Dani konsep cafe racer yang berprestasi. (Infootomotif.net)


  • 02 January 2017 | 19 : 32 : 04
    :

  • 22 September 2017 | 08 : 19 : 08
    :

  • 06 October 2017 | 23 : 13 : 40
    :

  • 19 December 2017 | 16 : 20 : 56
    :

  • 03 January 2018 | 18 : 09 : 23
    :

  • 18 March 2018 | 23 : 37 : 42
    :

  • 16 April 2018 | 19 : 03 : 16
    :

  • 22 May 2018 | 17 : 07 : 08
    :

Tingglkan Komentar disini