Legenda Sarankan Rombak Formula 1

legenda sarankan rombak formula one

Berita terbaru motor- Mungkin sebagian orang yang selalu mengikuti perkembangan seputar F1akan setuju jika kini ajang balap seputar F1 tidak lagi menarik seperti ajang olahraga lainya seperti sepakbola, MotoGP, Moto2, Superbike, atau olahraga lainya. Banyak orang yang merasa demikian bahkan hal ini juga menurut salah satu legenda formula 1 yaitu Niki Lauda.
Drama balap yang tersaji selalu terlihat sama sehingga membuat orang yang melihatnya menjadi bosan, regulasi yang hanya terfokus dan menitik beratkan pada satu tim, sampai pada suara balap yang tidak lagi bisa menggema ke seluruh penjuru sirkuit membuat olahraga ini semakin ditinggalkan oleh para pengikutnya.

Bahkan berita terbaru motor pun menyatakan bahwa kini kabar seputar F1 tidak semenarik MotoGP yang dari waktu ke waktu peminatnya terus mengalami peningkatan. Jika sudah demikian, salah satu hal untuk membuat semua seputar F1menjadi lebih menarik adalah dengan melakukan perombakan secara menyeluruh.

Sang legenda formula 1 yaitu Niki Lauda juga ikut bersuara terkait dengan berita seputar F1yang satu ini. Sebagai salah satu orang yang pernah melihat masa kejayaan formula 1 yang pada saat itu masih bergelut didunia balap bersama McLauren memberikan komentar bahwa regulasi pada formula 1 harus dilakukan perombakan secara menyeluruh.
Para pengamat yang selalu mengikuti berita seputar F1tentu setuju dengan masukan yang diberikan oleh sang legenda Niki Lauda tersebut. Seperti yang dibicarakan kini regulasi Formula 1 seperti hanya menitik beratkan pada satu tim saja.

Maksud dari komentar legenda formula 1 ini bukan dalam konteks yang bisa membahayakan keselamatan dari pembalap. Namun Niki Lauda menginginkan agar para pembalap yang berajang dalam Formula 1 memiliki kendali penuh atas mesin yang digunakan dalam ajang balap tersebut. Pada saat ini itu semua memang tidak ada pada ajang Formula 1, hal ini karena adanya teknologi yang akan memonitor semuanya.

Niki Lauda mengatakan pada BT Sport pada rabu lalu yang intinya regulasi yang digunakan formula 1 ini sudah mati sejak lama. Para pembalap seperti memiliki sebuah batasan karena tidak bisa melalui beberapa batasan, dan regulasi tersebut yang terlihat berlebihan tentu tidak baik untuk jenis olahraga apapun. Lebih baik untuk dilakukan perombakan tanpa harus mengurangi keamanan untuk para pembalap.

Namun tidak semua regulasi yang ada seperti saat ini harus dilakukan perombakan secara besar-besaran, otomatis, dan dimonitori. Perlu difikarkan kembali bahwa seharusnya para pembalap yang berajang dalam balap tersebut memiliki hak untuk memutuskan, daripada teknologi seperti yang ada pada saat ini.
Ini yang diungkapkan oleh Niki Lauda terkait dengan seputar F1 yang tidak menarik seperti dahulu. Namun tidak semua pembalap setuju dengan kritikan soal regulasi yang ada pada F1 ini. Saat ini formula 1 seperti terbelah mejadi dua bagian yaitu kubu kontra yang ingin formula 1 melakukan perombakan dan kubu pro yang selalu mendukung keputusan ajang balap Formula 1.
Dan salah satu pembalap yang tidak ingin ikut mengomentari seputar F1 sterkait dengan regulasi yang digunakan adalah Lewis Halminton. Menurut penuturanya terkait dengan kabar seputar F1yang kita bahas kali ini karena ia mengagap bahwa mengkritik adalah suatu hal yang tidak penting. Tugas dia hanya satu yaitu mengendarai mobil formula 1.

Inilah kabar terbaru seputar F1 terkait dengan komentar yang akhir-akhir ini menghiasi media agar regulasi formula 1 dirombak secara total. Apakah dengan hal ini regulasi yang ada di Formula 1 akan di diganti? Kita lihat berita terbaru motor selanjutnya. (Infootomotif.net)


  • 04 December 2016 | 23 : 45 : 53
    :

  • 02 January 2017 | 18 : 15 : 09
    :

  • 03 January 2017 | 05 : 20 : 37
    :

  • 04 January 2017 | 16 : 57 : 00
    :

  • 04 January 2017 | 23 : 28 : 19
    :

  • 05 January 2017 | 05 : 05 : 20
    :

  • 05 January 2017 | 05 : 05 : 23
    :

  • 28 August 2017 | 20 : 50 : 14
    :

  • 20 September 2017 | 08 : 51 : 11
    :

Tingglkan Komentar disini